JNE Dukung UMKM Tangerang Tingkatkan Skala Bisnis dengan Sigap Digitalisasi

  • Share
Peralihan UMKM ke kanal digital mengalami lompatan besar sejak pandemi Covid-19 melanda.
JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Tangerang (Foto : JNE)

TANGERANG | BD Peralihan UMKM ke kanal digital mengalami lompatan besar sejak pandemi Covid-19 melanda.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia (Kemenkop UKM RI), jumlah UMKM yang masuk ke ekosistem digital mencapai 19 juta, dengan target 30 juta UMKM onboarding digital pada 2024.

Seiring dengan target tersebut JNE kembali menghadirkan JNE Ngajak Online 2022 – Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Tangerang, perhelatan virtual yang mengumpulkan 167 pegiat UKM Tangerang pada Jumat, 10 Juni 2022.

Mirzon selaku Branch Manager JNE Tangerang membuka gelaran ini dengan menyatakan JNE Tangerang memberikan fasilitas ini untuk membangun sinergi dan kolaborasi bersama para seller.

“Mudah-mudahan JNE bisa memberikan terobosan tidak hanya melayani pengiriman, namun mendukung apa yang diusahakan oleh UMKM,” ujar Mirzon pada JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Tangerang.

Dari pelaku UMKM, turut hadir Vania selaku Owner El Granola dan Juju selaku Owner Keke Craft yang membagikan kiat-kiat sukses memanfaatkan media sosial di era ini.

Menjajakan snack dan makanan sehat, Vania memaparkan El Granola justru mengalami kenaikan omzet sejak pandemi. Hal ini karena Vania selalu sigap mengadaptasi tren digital baik yang organik maupun mengeluarkan biaya.

“Meski sebagian besar aktivitas di media sosial kami bersifat organik, tapi sebenarnya advertisement atau beriklan itu penting. Bisa melalui Instagram Ads, Facebook Ads, atau endorsement,” ujarnya.

Selain itu, Vania menyampaikan saat ini menggunakan jasa konten kreator untuk memasarkan produk juga efektif digunakan “Kami mencoba endorse konten kreator yang pengikutnya merupakan segmen market produk kami. Hal ini juga dapat dicoba karena saat ini banyak konten kreator yang tidak menarik biaya.”

Vania meyakini hal ini bermanfaat untuk meningkatkan brand awareness di masyarakat sehingga pasar baru akan lebih mudah untuk digaet.

Dari sektor kriya hadir Juju selaku Owner Keke Craft yang sempat terdampak pandemi dan mengalami penurunan omzet. Meski begitu, Juju berhasil membangun kembali bisnisnya karena optimalisasi pemasaran digital.

“Bersama tim kami membuat business plan baru, yang biasanya hanya melalui pameran, saat ini kami menggeluti digital marketing melalui marketplace dan media sosial,” ujar Juju.

Selain itu, memahami segmen pasar yang dituju juga jadi hal penting baginya. “Kita perlu mengetahui siapa segmen kita dan memahami cara mendekatinya”, tambah Juju yang saat ini berhasil meningkatkan penjualannya dan merambah ke seluruh Indonesia.

Baik Juju dan Vania adalah pegiat UMKM dengan skala pengiriman produk yang tak sedikit, mendorong keduanya untuk mampu memilih jasa ekspedisi yang memudahkan aktivitas bisnis.

Sejalan dengan hal tersebut, Mirzon selaku Branch Manager JNE Tangerang menambahkan “Untuk mendukung kegiatan UMKM, kami menyediakan DMC (Digital Media Center) yang efektif untuk membantu pebisnis online. Selain itu, kami menyediakan layanan gratis jemput paket di seluruh cabang dan Same Day Service, yang kami yakini bisa menjadi value added bagi bisnisnya sendiri.”

Hal lain yang menarik bagi UMKM adalah keanggotaan JLC (JNE Loyalty Card), “Melalui keanggotaan ini JNE memberikan hadiah-hadiah seperti mobil, naik helikopter, dan jalan jalan keluar negeri serta Umroh.”, ujar Mirzon.

Tangerang merupakan kota ke-17 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2021 telah dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia. Setelah Kota Tangerang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Surabaya pada 14 Juni 2022. (Red)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.