Polda Banten Rilis Hasil Operasi Keselamatan Maung 2022

  • Share
Polda Banten menggelar kegiatan analisa dan evaluasi hasil Operasi Keselamatan Maung 2022 selama 14 hari sejak 1 - 14 Maret 2022.
Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Shinto Silitonga (Foto : Polda Banten)

BANTEN | BD — Polda Banten menggelar kegiatan analisa dan evaluasi hasil Operasi Keselamatan Maung 2022 selama 14 hari sejak 1 – 14 Maret 2022.

Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar  Silitonga mengatakan  terdapat tiga kegiatan dalam Operasi Keselamatan Maung 2022 yaitu Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas), Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali), serta Pembatasan Mobilitas Masyarakat.

Shinto menjelaskan untuk pelaksanaan kegiatan Dikmas Lantas dalam Operasi Keselamatan Maung 2022 naik dari 527 kegiatan menjadi 32.644 kegiatan atau naik sebanyak 32.117 kegiatan atau 6.049 persen dibanding Operasi Keselamatan Maung 2021.

“Melalui kegiatan penerangan dan penyuluhan di media cetak naik dari 10 kegitan pada 2021 menjadi 159 kegiatan pada 2022, media elektronik naik dari 169 kegiatan menjadi 489 kegiatan, untuk kegiatan media sosial mengalami kenaikan yang sangat signifikan dari 30 kegiatan menjadi 27.722 kegiatan, demikian juga himbauan di daerah rawan berkumpul masyarakat juga mengalami kenaikan dari 318 kegiatan menjadi 4.274 kegiatan,” ungkap Shinto, Selasa 15 Maret 2022.

Untuk penyebaran atau pemasangan baik spanduk, leaflet, sticker, billboard dan lain-lainnya dalam kegiatan Dikmas Lantas Operasi Keselamatan Maung 2022 mengalami kenaikan dari 5.536 kegiatan menjadi 56.702 naik 51.166 atau 924 persen dibanding Operasi Keselamatan Maung 2021.

Secara masif Polda Banten terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat melalui kegiatan Turjawali Lalu Lintas dan himbauan-himbauan tertib berlalu lintas serta penerapan Prokes.

Menurut Shinto, sesuai data untuk kegiatan Turjawali Lalu Lintas dalam Operasi Keselamatan Maung 2022 mengalami peningkatan dari 13.953 kegiatan menjadi 41.154 kegiatan yang bearti naik 27.201 atau 195 persen jika dibadingkan dengan Operasi Keselamatan Maung 2021.

Untuk data penegakan Prokes baik pembubaran kerumunan, razia masker dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi selama 14 hari dalam Operasi Keselamatan Maung 2022 naik dari 89 menjadi 68.445 atau naik sebesar 68.356 atau 76.804 persen jika dibandingkan dengan Operasi Keselamatan Maung 2021.

“Kegiatan pelaksanaan dan pengamanan vaksinasi dilakukan juga oleh Polda Banten dalam rangka percepatan vaksinasi menuju herd immunity, sesuai dengan data kegiatan pelaksanaan dan pengamanan vaksinasi baru dilakukan pada Operasi Keselamatan Maung 2022 dengan 342 kegiatan,” kata Shinto Silitonga.

Dalam Operasi Keselamatan Maung 2022, personel yang terlibat Operasi membagikan sebanyak 2.348 paket sembako dan 83.824 masker kepada masyarakat. Kemudian untuk kegiatan rekayasa lalu lintas diantaranya penutupan jalan dilakukan sebanyak 24 kegiatan.

“Dan tidak dilakukan kegiatan putar balik kendaraan baik terhadap motor, mobil, bus dan kendaraan barang, harapannya melalui kegiatan Operasi Keselamatan Maung 2022 ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas,” kata Shinto. (TD/Sin)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.