Dualisme KNPI di Kota Tangerang, Wali Kota Enggan Berkomentar

  • Share
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah enggan mengomentari dualisme yang terjadi pada KNPI Kota Tangerang. Arief menyebutkan dualisme KNPI itu merupakan urusan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP).
Wali Kota Arief R Wismanyah dan Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo. (Foto : Eko Setiawan untuk BantenDaily)

KOTA TANGERANG | BDWali Kota Tangerang Arief R Wismansyah enggan mengomentari dualisme yang terjadi pada KNPI Kota Tangerang. Arief menyebutkan dualisme KNPI itu merupakan urusan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP).

“Bukan kapasitas saya yang mengomentari itu, itu urusan OKP kali,” ujar Arief saat dimintai keterangan usai Rapat Paripurna DPRD dalam peringatan HUT Kota Tangerang ke-29 tahun, Selasa 1 Maret 2022.

Saat disinggung apakah ada kemungkinan tidak mengeluarkan dana hibah dari Pemkot Tangerang, Arief juga tidak menjawab.

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, soal dualisme KNPI tersebut urusan anak-anak muda di Kota Tangerang.

“Itu urusan anak-anak, kita mah sebagai senior hanya menonton saja,” kata Gatot saat berbincang juga dengan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. Namun Sachrudin hanya menampilkan gimik tertawa.

KNPI Kota Tangerang yang sebelumnya hanya satu, kini terbelah. Ada versi Rano Alfath dan versi Ali Hanafiah. DPD KNPI Kota Tangerang versi Ali yang semula akan menggelar Musda pada Selasa (28/2/2022) lalu dikabarkan batal.

Sementara DPD KNPI Kota Tangerang versi Rano telah telah melakukan pelantikan pada (9/2/2022) lalu menggelar pelantikan di gedung DPD KNPI setempat.

Sebelumnya, Akademisi dari STISIP Yuppentek, Bambang Kurniawan, menyayangkan adanya perpecahan ditubuh organisasi pemuda Kota Tangerang tersebut.

Ketua STISIP Yuppentek juga menyebutkan, wajar jika pemuda terlibat politik.

“Ya, sangat disayangkan sih kalau masih ada perpecahan. Seingat saya dari dulu KNPI di Kota Tangerang baik-baik saja, tapi kalau kemudian pemuda juga terlibat dalam politik yah wajar,” ujar Bambang kepada wartawan, Minggu 27 Februari 2022. (Eko Setiawan/Sin)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.